INFOGRAFIS

header ads

Mewujudkan Indonesia Berdikari


Cita-cita bangsa Indonesia untuk Berdikari yang telah sempat di gaungkan oleh Bung Karno nampaknya semakin tidak menemui jalan terang. Indonesia negara yang memiliki sumber daya alam melimpah namun anehnya Rakyat Indonesia harus di hadapkan dengan mahalnya biaya pendidikan, mahalnya biaya kesehatan dan belum lagi mahalnya biaya hidup lainnya.

Sebenarnya cara paling ampuh untuk mensejahterakan rakyat Indonesia, pemerintah cukup menasionalisasi semua perusahaan tambang asing yang ada di Indonesia. Namun hal ini sesuatu hal yang mustahil sebab kondisi keuangan negara Indonesia tidak akan mampu.

Untuk proses divestasi 51 %  saham Freport saja pemerintah harus menggabung beberapa perusahan BUMN meliputi PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Bukit Asam Tbk. Sehingga berdiri dalam satu Induk Perusahaan (Proses Holding).

Berdasarkan data hitung-hitungan detik finance total nilai aset BUMN-BUMN pertambangan itu jika digabung semua baruRp 81 triliun, Saat ini Indonesia memiliki 9,34 % saham Freport dan untuk membeli 41,64% saham Freport  dibutuhkan biaya sekitar Rp 87,8 triliun.(detikFinance,Rabu 30/8/2017)

Penuntasan divestasi saham Freport saja Pemerintah kewalahan anggaran. Kondisi ini di perparah dengan devisit anggaran yang di alami negara per agustus 2017 mencapai Rp224,35 triliun (CNN Indonesia Kamis,07/09/2017)

Besar pasak dari pada tiang, beginilah kondisi keuangan negara dewasa ini. Jadi kita tidak boleh heran jika seandainya Utang Indonesia semakin menumpuk dan agar terjadi efisiensi APBN pemerintah menswastanisasi beberapa aset jasa negara (Bandara,Pelabuhan,Tol), terjadi kenaikan tarif  BPJS, peleburan beberapa Fakultas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan dipangkasnya kuota penerimaan mahasiswa baru 2018 khusus PTN.

Menasionalisasi segala aset asing, menghentikan swastanisasi berbagai sektor (jasa,pendidikan,kesehatan), dan menghentikan utang luar negeri. Semua dapat terwujud jika terjadi peningkatan besar pendapatan negara. Dan ini bisa terwujud jika Indonesia bisa mengembangkan Industri Nasional.


Penulis : LAW

Post a comment

0 Comments