INFOGRAFIS

header ads

BEM Fakultas Hukum UHO gelar Diskusi Sore Sembari Ngopi (DISKRESI)

Pemateri saat sedang memaparkan materi. Foto Esraimta Tarigan.

LPM URITA, Kendari - Diskusi Sore Sembari Ngopi (DISKRESI) yang merupakan kegiatan perdana yang digelar oleh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo untuk masa Periode 2017/2018 dengan tema “Meninjau Polemik Pasca Putusan MK No. 46/PUU/XIV/2016 Dalam Perspektif Hukum Tata Negara”. Kamis, (11/1/2018), di pelataran Faklutas Hukum UHO.

Di tengah maraknya perdebatan mengenai putusan MK No. 46/PUU/XIV/2016 paska Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Pasal 284, Pasal 285 dan Pasal 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), melalui kegiatan yang dipersiapkan selama satu minggu ini, BEM Fakultas Hukum mengundang Fakultas-fakultas di Universitas Halu Oleo dan beberapa Universitas lainnya untuk sama-sama mendiskusikan polemik yang telah menjamur ditengah masyarakat Indonesia.

Pembahasan mengenai putusan MK No. 46/PUU/XIV/2016 dimoderatori oleh salah satu dosen Tata Negara dari Fakultas Hukum UHO La Ode Muh. Taufiq, SH., MH. Kemudian pemateri dalam DISKRESI adalah Dr. Kamarudin Djafar, SH., MH dan Herianty, SH., MH yang dua-duanya juga merupakan dosen Fakultas Hukum UHO.

Ketua Panitia DISKRESI mengatakan ini bertujuan mematangkan proker untuk kepengurusan BEM Fakultas Hukum UHO sendiri karena belum melaksanakan Rapat Kerja (RAKER) maka dari sinilah inisiatif BEM Fakultas Hukum UHO melaksanakan Diskusi Sore Sembari Ngopi bersama mahasiswa perwakilan dari seluruh Fakultas di Universitas HaluOleo dan Kampus Undangan lainnya.

“ini kegiatankan sebenarnya adalah kegiatan BEM, karena sekarang BEM belum melakukan proker untuk mematangkan semua proker itu makanya kegiatan awal diskusi sore, terkait putusan Mahkamah Konstitusi apakah melegalkan LGBT di Indonesia ataukah tidak.” Ketua Panitia Sobirin Misbah Sahidi saat ditemui usai acara selesai.

Kegiatan dengan rangkaian acara dari penampilan musikalisasi puisi oleh Laskar Sastra UHO dan pembacaan puisi oleh Pusako FH UHO, proses diskusi dengan lebih dahulu pemateri memaparkan tiap-tiap pandangannya, lanjut dengan sesi tanya jawab, kemudian acara ditutup dengan pembacaan doa oleh MPM FH UHO.


Reporter          : Esraimta Tarigan
Editor              : Amal Buchari




Post a comment

0 Comments