INFOGRAFIS

header ads

NEOLIBERALISME MEMBERANGUS DEMOKRASI



Di tengah suasana dan gejolak yang tampak tidak disadari akibat suata gerakan terstruktur dan propaganda yang secara terstruktur pula telah merenggu dari pada suata tatanan yang telah berpuluh-puluh tahun dirumuskan, berpuluh-puluh tahun didengungkan, dan berpuluh-puluh tahun diperjuangkan dengan semangat persatuaan dan dengan cita-cita yang mulia pula. Tampak disadari ataupun tidak sadari sebuah semangat dan tatanan yang diperjuangkan serta dicita-citakan itu semakin kehilangan geraknya.

Dalam suasana hingar-bingar di atas pentas politik nasional demokrasi yang dicita-citakan dan hendak diperjuangkan sebagai sejatinya demokrasi ala indonesia yang oleh soekarno kemukakan dalam pidato 1 Juni 1945, demokrasi indonesia hendaknya bukan demokrasi eropa atau demokrasi borjuis tempat berkembang dan merajalelanya kapatilisme. Demokrasi indonesia ialah demokrasi yang menggaungkan persamaan, dalam demokrasi politik setiap masyarakat mempanyai hak yang sama dalam parlemen begitu pula dalam demokrasi ekonomi. Dalam demokrasi ekonomi, didalam lapangan  ekonomi hendaknya memiliki hak yang sama dalam artian demokrasi politik dan demokrasi ekonomi harus ada keseimbangan. Dalam demokrasi politik setiap perwakilan akan terjadi pergesekan dan hal itu lumrah sebagai manusia yang mempunyai akal pikiran akan tetapi setiap pergesekan tidaklah menjadi pergesakan yang memperjuangkan kepentingan individu ataupun kelompok melainkan suatu pergesakan yang menghasilkan kebutuhan dasar bagi masyarakat seluruhnya. Demokrasi inilah yang dicita-citakan dan hendak diperjuangkan hingga tercapai suatu bangsa buat semua bukan suatu bangsa buat satu orang maupun golongan tertentu.

“Di negara indonesia demokrasi belum lagi tegak dengan kokok masih berupa hiasan luar bersifat kosmetik dari pada sikap yang melandasi pengaturan hidup yang sesungguhnya”. kata Gus Dur Membangun serta memperkokoh sejatinya demokrasi indonesia tidak dengan sendirinya terbangun secara tiba-tiba atau jatuh dari langit lalu tumbuh subur di bumi indonesia. Ia membutuhkan kesatuan gerak perjuangan serta pengorbanan untuk mewujudkannya. kesatuan gerak perjuangan ialah membangun persatuan nasional yaitu salah satu cara melawan propaganda neo-liberalisme yang berkembang di mana-mana dan demokrasi yang hendak diperjuangkan inilah salah satu cara melawan ketidakadilan sebagai cikal bakal kepincangan sosial. 

Neoliberalisme tidak hanya membahayakan bagi keberlangsungan hidup demokrasi indonesia tetapi juga menggerogoti kekayaan negara. Di indonesia kebijakan ekonomi semakin liberal, subsidi pemerintah bertahap mulai dihapuskan harga barang-barang strategis diserahkan sepenuhnya kemekanisme pasar dan sejumlah perusahaan milik BUMN di kelolah oleh pihak swasta. Regulasi-Regulasi yang didalamnya membungkus kepentingan neolib dilegitimasi oleh pemerintah. Sebuah bangsa yang merdeka adil dan makmur tujuannya haruslah terbebas dari segala bentuk penindasan manusia atas manusia dan penghisapan bangsa atas bangsa.

Dalam Undang-Undang Dasar 1945, merdeka hanyalah sebuah pintu gerbang, bersatu dan berdaulat adalah caranya adil dan makmur adalah tujuannya. untuk mencapai tujuan indonesia yang merdeka haruslah bersatu dan berdaulat, bersatu bukan dalam hal mengatasnamakan golongan akan tetapi satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia yang di dalamnya ada persamaan nasib dan berdaulat dibidang segala bidang. Kesatuan gerak perjuangan dan pengorbanan sangat dibutuhkan untuk mencapai adil dan makmur tujuannya.

#Bangun Persatuan Nasional
#Hentikan Imperialisme
#Menangkan Pancasila..!!!

Penulis : Kawan Chaol

Post a comment

0 Comments