INFOGRAFIS

header ads

Dua Tim HMA FT-UHO Berhasil Menyabet Juara 1 dan 2 Sayembara Arsitektur

Dua Tim HMA FT-UHO di kawasan site. Foto Dui Mustakima


LPM URITA, Kendari – Keputusan Dewan Juri tentang hasil penilaian peserta sayembara penataan kawasan rumah adat moronene kabupaten bombana yang terbit, Sabtu (12/05/2018). Memutuskan 2 tim HMA FT-UHO meraih juara 1 dan 2.

Juara 1 dengan no. Peserta 10 (Dui Mustakima, Muh. Alfian Fradana, Ferdinal Syaputra) mendapat poin 316 dan juara 2 dengan no. Peserta 06 (Muh. Irsyad, Hardianto L, Andika Ridwan) mendapat poin 306.

Dengan judul desain Teras Adat Moronene tim Dui Mustakima mempresentasikan desain mereka adalah sebuah solusi untuk menghadapi nilai lokal dan merangkul kekinian sehingga menghasilkan sinergi antar ruang dan manusia.

“Teras adat moronene memiliki 4 sub konsep 1. sebagai representasi suku moronene. 2 dialog ruang yang bersibergi. 3 riset dan edukasi. 4. eco culture tourism.” Jelas singkat Dui Mustakima sebagai ketua tim no. Peserta 10.

Dui mustakima yang juga merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik 2017-2018 terpilih punya strategi khusus nantinya untuk menumbuhkan minat berkompetisi anggota himpunan.

“Saya berharap pelantikan disegerakan, Agar ruang  kreativitas HMA lebih terbuka, banyak agenda-agenda yang kami susun yang betul betul memicu semangat kompetisi. Mengenal lebih dalam dan memiliki keluasan ilmu barsitektur, kami yakin keberadaan himpunan betul betul mewadahi, kami akan menumbuhkembangkan jiwa kompetisi masyarakat himpunan melalui program kerja.” Dui Mustakima menjelaskan saat kami hubungi via whatsapp.

Muh. Irsyad (red. Ade) sebagai ketua tim no. Peserta 06 pada saat proses wawancara mengatakan sangat bahagia walaupun hanya berakhir diposisi kedua dalam kompetisi sayembara arsitektur ini.

“Alhamdulillah perasaan kami sangat senang bisa jadi juara dua pada sayembara penataan kawasan adat moronene.” Tulis Ade sapaan akrabnya, via whatsapp.


Reporter          : Amal Buchari

Post a comment

0 Comments