INFOGRAFIS

header ads

Mahasiswa dan Reformasi

Sumber Gambar : https://nusantara.news/mengembalikan-reformasi-yang-kita-mau-refleksi-peringatan-malari/


Sejak tahun 1997 merupakan tahun awal mulai bangkitnya kembali gerakan massa yang menggaungkan keadilan dan kebenaran setelah sekian lama terkungkung oleh keotoriterian rezim saat itu, mahasiswa yang menjadi penggerak utama dalam gerakan tersebut akhirnya menemukan kembali marahnya seperti tahun-tahun sebelumnya di indonesia ketika ada gerakan besar.

Mulai ramainya kembali media tanah air maupun internasional memberitakan gerakan massa di mulai sejak bulan april tahun 1998 ketika gerakan-gerakan mahasiswa mulai menguat dan membesar di beberapa kota-kota besar yang memiliki banyak kampus yang menghadirkan banyak warna almamater yang meramaikan jalan, sampai kampus-kampus negeri yang besar seperti UI, ITB, UGM  juga turut andil dalam menurunkan massa aksi yang cukup banyak.

Gerakan yang sangat besar yang terjadi pada tahun 1998 mengingatkan kita pada gerakan-gerakan besar yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya seperti pada tahun 1966 ketika masih pada pemerintahan presiden soekarno, juga pada tahun 1974 pada saat pemerintahan presiden soeharto yang memberlakukan NKK/BKK  di kampus-kampus, namun gerakan-gerakan tersebut tidak sampai pada titik klimaks tujuan perjuangan, perjuangan pada tahun 1998 juga mengingatkan kita pada perjuangan-perjuangan di belahan bumi lainnya seperti di eropa pada dekade 90-an yang bercampur dengan civil society yang menuntut perubahan system.

Ada beberapa hal yang menjadi indikator keberhasilan gerakan 1998 sampai mampu menumbangkan soeharto, yang pertama yaitu krisis ekonomi yang kemudian menjelma menjadi krisis politik yang terjadi di negara kita sejak tahun 1997 sampai 1998, juga perkembangan masyarakat dari masyarakat tradisional menuju ke masyarakat modern yang memuncak ketika ketidak puasan dengan kinerja pemerintah menjadi komsumsi publik yang mampu merubah sudut pandang publik terhadap pemerintah, serta juga bisa di bilang oleh keberhasilan tokoh-tokoh gerakan untuk membangun gerakan yang masif dan mampu mengkonsolidasikan secara nasional sehingga mampu menciptakan gerakan yang sangat besar, sehingga bisa dikatakan bahwa gerakan 1998 ada gerakan yang terbesar dalam sejarah dalam sejarah indonesia yang mampu mengantarkan pada titik puncak perjuangan yaitu dengan runtuhnya rezim orde baru yang ditandai dengan mundurnya soeharto sebagai presiden pada tanggal 21 mei 1998. (denny J.A , jatuhnya soeharto dan transisi demokrasi indonesia).



Penulis             : Muhammad Iqbala

Post a comment

0 Comments