var uri = window.location.toString(); if (uri.indexOf("%3D","%3D") > 0) { var clean_uri = uri.substring(0, uri.indexOf("%3D")); window.history.replaceState({}, document.title, clean_uri); } var uri = window.location.toString(); if (uri.indexOf("%3D%3D","%3D%3D") > 0) { var clean_uri = uri.substring(0, uri.indexOf("%3D%3D")); window.history.replaceState({}, document.title, clean_uri); } var uri = window.location.toString(); if (uri.indexOf("&m=1","&m=1") > 0) { var clean_uri = uri.substring(0, uri.indexOf("&m=1")); window.history.replaceState({}, document.title, clean_uri); } var uri = window.location.toString(); if (uri.indexOf("?m=1","?m=1") > 0) { var clean_uri = uri.substring(0, uri.indexOf("?m=1")); window.history.replaceState({}, document.title, clean_uri); } Menjelajah Lewat Buku

INFOGRAFIS

header ads

Menjelajah Lewat Buku

Sumber gambar : http://news.hsu.ac.ir
Membaca adalah salah satu keahlian manusia untuk mengimpor  informasi dari luar dirinya dengan menggunakan bantuan panca indra. Manusia adalah makhluk hidup yang tidak dapat dipisahkan dengan makhluk hidup lainnya, maka untuk mengenal situasi diluar dirinya maka manusia memerlukan kemampuan membaca.

Di era millenial ini, penulis berasumsi bahwa informasi tidak lagi terbatasi oleh ruang dan waktu, sebab dengan bantuan kemajuan teknologi kita dapat mengakses informasi dari manapun dan kapanpun kita berada, tapi disini saya hanya akan membahas mengenai informasi atau ilmu yang berasal dari lembaran kertas yang telah dibukukan.

Di kalangan masyarakat indonesia  terkhususnya para mahasiswa, membaca adalah suatu hal yang sudah menjadi senjata utama dan buku haruslah menjadi resep wajib yang mesti di konsumsinya. Tanpa membaca seorang mahasiswa akan hilang kompas di tengah-tengah samudra intelektual yang begitu luasnya.

Menilik kembali pada era orde baru, begitu bergejolak di kalangan mahasiswa ketika sumber literasi itu dibatasi dan di kekang oleh rezim saat itu. Dan kembali membuka mata melihat keadaan mahasiswa sekarang, dengan kondisi literasi yang begitu melimpah ruah, malah menjadikan buku sebagai menu selingan dan mengkonsumsi game-game online sebagai menu utama. miris…\

Seakan tidak pernah sadar bahwa membuka jendela dunia itu adalah cara kita membuat sirkulasi udara segar yang lancar di dalam fikiran seorang mahasiswa. Membaca buku adalah proses menjelajahi apa yang ada dalam pikiran orang lain. Kagum atau bosan terhadap karakter tokoh tanpa perlu memikirkan tokoh tersebut. Berdiskusi tanpa mengenal ruang dan waktu. Becerita dengan karakter yang beragam. Berkenalan dengan banyak tokoh tanpa harus memikirkan setuju atau tidaknya tokoh-tokoh itu. 

Sumber literasi atau buku memiliki beragam ilmu yang yang telah dirumuskan atau menjadi kesimpulan dari perjalanan para penulis pada masa mereka. Ideologi, pengalaman, sudut pandang, dinamika perjuangan, strategi, taktik, dan beragam hal atau ilmu baru yang bisa kita jumpai saat membaca.

Maka dari itu mebacalah, dan jelilah dalam mengarungi maknanya, layaknya penikmat kopi saat menyeduh kopi panasnya, kemudian bijaklah dalam pengaplikasiannya, setenang embun meninggalkan dedaunan.

Gemuruh Pena ET

Post a comment

0 Comments