INFOGRAFIS

header ads

REVIEW BUKU : NGGAK SEKADAR NGAMPUS !


Judul : Nggak Sekadar Ngampus !
Penulis : Bambang Q-Anees
Jumlah Halaman : 192 halaman
ISBN : 979-752-541-4
Penerbit : PT Mizan Bunaya Kreativa


Topik yang dibahas dalam buku ini sangat menarik. Bagaimana tidak, buku ini memaparkan tentang bermahasiswa tidak hanya sekadar kuliah-kamar kuliah-kamar. Ada hal besar yang seorang mahasiswa itu harus tahu dan kerjakan untuk mengasah diri tahap demi tahapnya. Buku ini tidak hanya membahas buat mahasiswa yang baru , tapi juga mahasiswa pertengahan dan akhir pula dibahas dalam buku ini.

Mengapa harus kuliah ? jika hanya untuk meredupkan rasa gengsi dan ingin dibilang keren dengan status sebagai mahasiswa dan masuk di jurusan yang mantap jiwa. Bagaimana jika jurusan dan kampus yang kamu tempati itu tidak bisa merealisasikan impianmu ? jika memang jurusan dan perguruan tinggimu itu tidak memungkinkan, apakah kamu mau memulai dari awal lagi? Di dalam buku ini menjabarkan penjelasan akan pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Bahwa, apa arti  mahasiswa yang merupakan penyandang gelar tertingga sebagai penuntut ilmu, mahasiswa siswa memiliki waktu yang luang untuk mengerjakan hal-hal hebat.

Menjadi mahasiswa adalah  proses mengasah diri dan mengembangkan potensi setahap demi setahap. Mulanya menjadi lilin, yang mencahayai orang lain dengan mengorbankan dirimu sendiri. Kemudian kamu dapat menjadi bulan yang mencahayai orang lain dengan menyerap cahaya dari matahari. Nah, secara perlahan kamu bisa mejadi matahari bila kamu sudah menghasilkan cahaya sendiri dan mau berbagi dengan orang lain.

Menjadi cahaya  bukanlah mantra yang hanya dengan membaca, kamu mendapatkan tuahnya. Buku ini hanyalah pengantar perjalananmu dalam bermahasiswa. Dalam perjalanan, kamu akan menemukan seribu permasalahan, sekaligus juga berjuta peluang penyelesaian yang tak diduga. Kamu bisa melakukannya, asalkan kamu mau menganggap perjalanan kuliahmu yakin dapat di raih.

Satu kutipan penutup diakhir resensi ini “merasa sudah hebat itu membahayakan dan menyesatkan.”


Sharul Husu

Post a comment

0 Comments