INFOGRAFIS

header ads

DPM FT UHO Siap Kawal Penyelesaian UKT MABA Yang Tidak Wajar

Foto Ketua DPM FT UHO, Muhammad Ikhsan

Pengumuman nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa baru jalur SNMPTN Universitas Halu Oleo (UHO) 2018 tuai banyak polemik. Sejak ditetapkan pada 31 Mei 2018 sampai tanggal 5 Juni 2018 telah banyak mengundang banyak komplain dari mahasiswa baru. 

Sesuai amanat PERMENRISTEKDIKTI No. 39 Tahun 2017, besaran UKT harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Teknik (FT) UHO,  Muhammad Ikhsan saat ditemui oleh tim LPM URITA (05/06/2018) menuturkan adanya fakta temuan yang merugikan mahasiswa baru sebab banyak mahasiswa kategori kurang mampu memperoleh UKT antara kisaran Rp. 2.500.000 – Rp. 5.000.000.

“ Penetapan UKT mahasiswa baru jalur SNMPTN UHO 2018 tentunya sangat memberatkan bahkan merugikan calon mahasiswa baru yang dimana penetapan UKT yang dilakukan oleh pihak universitas tidak sesuai prosedur. Yang semestinya penetapan UKT tiap mahasiswa baru harus sesuai survei pendapatan orang tua mahasiswa. Sangat tidak wajar mahasiswa kurang mampu memperoleh UKT antara Rp. 2.500.000 – 5.000.000 .” Tutur Muhammad Ikhsan.

Sebagai lembaga legislatif penampung aspirasi mahasiswa, Ketua DPM FT UHO, Muhammad Ikhsan menambahkah DPM FT UHO akan terus mengumpulkan data besaran UKT mahasiswa dan mengawal adik-adik dalam menyelasaikan persoalan tingginya besaran UKT yang dikenakan oleh pihak birokrasi.

“ Kami dari DPM Teknik akan terus mengumpulkan data besaran UKT mahasiswa baru di Teknik, apabila ditemukan besaran UKT yang tidak sesuai pendapatan orang tua mahasiswa, kami siap membantu adik-adik dalam menyelesaikan persoalan ini dalam bentuk apapun.” Tambah Muhammad Ikhsan dengan tegas.

Laporan : LAW

Post a comment

0 Comments