INFOGRAFIS

header ads

Hearing Mahasiswa dan Birokrasi Mengenai Polemik UKT

Suasana Hearing Mahasiswa dan Pihak Rektorat

LPM URITA, Kendari – Kamis (7/6/2018), bertempat di gedung Rektorat UHO, Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Halu Oleo (KBM UHO), dalam hal ini Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo (BEM UHO), dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Halu Oleo (MPM UHO), serta pengurus lembaga lingkup Fakultas UHO mengadakan Hearing UKT Mahasiswa Baru Tahun 2018 bersama Birokrasi Kampus yang dihadiri Rektor dan Wakil Rektor I UHO.

Penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2018 disesuaikan dengan dengan data kemampuan ekonomi yang dicantumkan dalam formulir pendaftaran mahasiswa baru, dalam proses hearing Mahasiswa mempertanyakan beberapa hal persoalan mekanisme penentuan nilai UKT.

Untuk memperjelas kebijakan Universtas dalam penetapan UKT salah satu peserta hearing mencoba meminta data ‘’Kami ingin mengetahui dan meminta data jumlah mahasiswa yang lolos SNMPTN sekarang dan kemudian cara pengelompokan besaran UKT nya agar dapat disandingkan dengan aturan yang mengatur kebijakan UKT.’’ Ungkap La Munduru salah satu Mahasiswa UHO.

‘’Jadi UKT untuk Bidikmisi ada 14,64%, UKT 1.000.000 ada 4,71%, UKT 1.500.000 ada 3,26%, UKT 1.750.000 ada 11,52%, UKT 2.000.000 ada 14,17%, UKT 2.500.000 ada 22%, UKT 3.000.000, ada 15%, UKT 3.500.000 ada 8%, UKT 4.000.000 ada 1,9%, UKT 4.500.000 ada 1,35 % , dan UKT 5.000.000 ada 0,19%.data yang saya berikan ini bukan main-main kalau tidak percaya silahkan panggil semua mahasiswa untuk dicek satu persatu.’’  Jawab Rektor UHO Prof. Dr. Muhammad Zamrun, M,SI, M.Sc.

Sejak dikeluarkan pengumuman nilai UKT Maba yang lolos melalui jalur SNMPTN melalui laman resmi UHO (31/05/2018), ini mendapatkan reaksi dari berbagai elemen mahasiswa sebab, nilai yang keluarkan UHO dirasa tidak wajar. Kemudian BEM UHO melakukan langkah menyebar form untuk ikut mendata nilai UKT Maba, lanjut hari ini seluruh elemen mahasiswa yang tergabung dalam KBM UHO melakukan hearing dengan pihak rektorat.


Reporter          : Rahman Listanto
Editor              : Amal Buchari

Post a comment

0 Comments