INFOGRAFIS

header ads

Bergeraklah Mahasiswa!

Sumber Foto : Muh. Zulfikar.

Pikiran adalah bunga. Ujaran adalah kuncup. Dan tindakan adalah buah didalamnya_Rob W. Emerson

Aku tidak mengajarkan kekerasan. Tapi, apabila jempol kakiku di injak. Aku wajib membalasnya_Malcomm X

Siapa yang mengatakan langit biru, padahal sebenarnya setengah kelabu. Telah melacurkan kata-kata dan mempersiapkan diri berlaku tirani_Albert camus

Sebagai calon tenaga kerja yang baik.
Mahasiswa di asah kemampuannya.
Taat pada jadwal, tertib pada aturan; yang bisa di manipulasi. Semua itu memang bertujuan untuk membuat tumpul daya kritis Mahasiswa. Karena memang birokrasi sangat tidak menyukai kritik.

Mahasiswa lebih mirip kawanan domba-domba yang digiring kemauan birokrasi nya. Ruang kelas hanya di isi oleh orang-orang yang tengah berdoa; mendengarkan dan mengangguk-angguk.
Pendidikan kita berkiblat ke barat. Dibarat Pelajar sedari awal disiapkan untuk menjadi alat produksi. Tapi, kita disiapkan untuk jadi apa? Birokrasi hanya menjadi kelebihan tanpa kegunaan.

Kini kampus semakin sesak dengan pembangunan dan semakin luasnya lapangan parkir. Handphone yang kau genggam kadang 2, 3 bahkan 4. Merek mobil dan motor yang kau pakai selalu keluaran terbaru. Mahasiswa yang sehari-hari kutemui, yang berada dikantin sibuk berpetualang dengan gadgetnya. Atau merayu sana-sini seperti lakon "arjuna mencari cinta".

Sedang, tak lagi kutemui kumpulan Mahasiswa yang tengah sibuk membicarakan persoalan terkait melemahnya rupiah, Mahasiswa yang sedang berdebat terkait pelajaran yang tak selesai dikelas, atau kondisi sosial yang semakin digrogoti kapitalisme.

Wajar, bila kini bangsa kita jadi bangsa yang diam ditempat. Jika dibanding dengan tetangga sebelah; soal beras, kita kalah jauh dengan vietnam -padahal petani kita hasilnya berlimpah. Soal pendidikan, kita kalah jauh dengan australia -padahal usia negaranya masih sangat muda. Soal jumlah partai; Malaysia dan Singapura kalah banyak dengan kita -tapi tak membuahkan apa-apa. Jika dibandingkan tingkat kesejahteraan kita dan mereka, kita berada di bawah. Kalaupun kita mengalahkan mereka, itu masih dalam kategori yang buruk.

Aku hanya senang membaca kisah-kisah Mahasiswa dulu. Kampus yang mampu melahirkan pahlawan sekaligus "pecundang".
Apakah kamu tidak tahu, negara kita di proklamirkan oleh dua orang Mahasiswa; yang satu "orator", yang satu "administrator". Tapi maaf bukan mahasiswa duta ambasador.
Bung karno, seorang Mahasiswa jurusan Teknik. Dan Bung Hatta Mahasiswa jurusan ekonomi.

Tapi, sudahlah. Jika kalian memang inginnya seperti itu. Itu juga adalah pilihan. Aku dapat memahami jika kebodohan adalah bagian dari Hak asasi.


Penulis : Muh. Zulfikar (Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Usshuludin Adab dan Dakwah, IAIN Kendari)

Post a comment

0 Comments