INFOGRAFIS

header ads

Sumpah Pemuda dan Kaum Perempuan

Sumber : simomot.com
Oleh : Sri Destiana, Anggota LMND Kendari

Dengan tema ini saya ingin menyampaikan pada pembaca atau publik bahwa adanya keterkaitan antara Sumpah Pemuda dan kaum perempuan yang ada di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui bahwa tanggal 28 Oktober masyarakat Indonesia memperingati hari tersebut sebagai hari sumpah pemuda. Sejak bertahun-tahun yang lalu kita telah berkomitmen terhadap sumpah ini : Kami putra-putri Indonesia mengaku tanah air satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; berbahasa satu, bahasa Indonesia. Jadi muncul pertanyaan mengenai kedua hal tersebut.

Kita perlu mengetahui bahwa dalam momentum 28 Oktober 1928, adanya peranan perempuan dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Kata "putri" dalam hal ini bukan tidak mempunyai makna, dalam kata "putri" adalah semua perempuan yang ada di Indonesia harus berperan di tataran domestik maupun publik.

Perempuan juga ingin menunjukkan eksistensinya dalam publik tidak hanya di dalam rumah tangga saja. Jelas bahwa dalam ikrar sumpah pemuda kata "putri", yang telah diikrarkan harus dipertanggungjawabkan. Salah satu contoh pemudi yang ada dalam peristiwa sumpah pemuda adalah Siti Sundari. Suara perempuan sudah ada walaupun sedikit.

Peranan perempuan dalam membangun bangsa seharusnya diberikan juga kepada kaum perempuan. Makna sumpah pemuda tidak bahwa "hak" lelaki membangun bangsa, tetapi terdapat hak yang sama untuk kaum perempuan. Karena dalam hal ini perempuan tidak kalah dalam hal keterlibatan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Jika semua perempuan sadar bahwa peran perempuan sangat penting, maka perempuan tidak akan menjadi faktor keterbelakangan dan bangsa Indonesia tidak menjadi tragis. Hal ini disebabkan karena masih adanya perempuan yang hidup dalam budaya diskriminatif. 

Selain itu perempuan sangatlah berperan penting dalam maju mundurnya negara ini.
Seperti yang terkutip dalam sebuah kalimat bahwa " maju mundurnya suatu negara tergantung pada perempuan negara tersebut".

Post a comment

0 Comments