INFOGRAFIS

header ads

Bersama BWS dan BPJN, HMTS Teknik UHO Bersiap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Pemateri (Putih) Dekan Teknik (Kiri) Ketua Jurusan Sipil (Kanan). Foto Rifat

Dalam rangka menghadapi persaingan global pada Rabu(29/03/2018) Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Halu Oleo mengadakan kuliah umum dengan tema “Menyongsong Infrastruktur Sulawesi Tenggara Menuju Revolusi Industri 4.0” di aula Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo.

Untuk memperbaiki kualitas daya saing sumber daya manusia pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Menggandeng beberapa instansi menyelenggarakan kuliah umum, kegiatan yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UHO Dr.Edward Ngii,ST.,MT.

Kegiatan kuliah umum tersebut menghadirkan dua pembicara utama yaitu bapak Dr.Ir Yohanis,MT sebagai Kepala Balai Perencana Jalan Nasional (BPJN) IV Kendari dan Bapak Dr.Ir.Haerudin C.Maddi,ST.,MT yang merupakan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kendari.

Ketua jurusan Teknik Sipil mengatakan bahwa dalam rangka menghadapi Revolusi Industri 4.0 sebagai akademisi memiliki tantangan yang harus dicapai bagaimana memadukan pembangunan infrastruktur dengan teknologi untuk menunjang revolusi 4.0. 

“Perpaduan teknologi dengan pembangunan  infrastruktur harus bersinergi contohnya bendungan yang sudah menggunakan teknologi baru untuk membuka pintu airnya, ke depan kita sebagai akademisi memiliki tantangan yang berat untuk mencapai revolusi industri karena kita sangat cukup tertinggal jauh dibidang infrastruktur, sehingga salah satu cara mendorongnya adalah lewat teknologi mungkin salah satunya adalah dengan menyesuaikan antara pelajaran mata kuliah dan keadaan masyarakat disinergikan dengan teknologi” ungkap ketua jurusan Teknik Sipil yang biasa disapa Pak Syarif Sukri.

Kepala Balai Perencanaan Jalan Nasional IV kendari mengungkapkan bahwa Sulawesi Tenggara masih dalam proses  untuk revolusi itu, dan perlu ada sosialisasi kepada masyarakat dan mahasiswa bisa ikut berperan dalam kegiatan itu.

“Untuk Sulawesi Tenggara masih dalam proses untuk mengikuti revolusi itu, mungkin nanti harus ada sosialisasi kepada masyarakat dan mahasiswa bisa memulai dari keluarga karena teknologi itu merupakan bidangnya, dan kita harus sama-sama dari kampus, mahasiwa dan pemrintah “ ungkap kepala Balai Perencanaan Jalan Nasional IV Kendari Bapak Dr.Ir Yohanis,MT.

Disela kegiatan tersebut Kepala Balai Wilayah Sungai IV Kendari mengatakan bahwa hampir di semua sektor perencanaan dan pelaksanaan sudah menggunakan teknologi komputer yang dapat menghemat waktu.

“Sekarang mengoperasikan bendungan juga sudah dengan sistem komputer, sekarang juga kami dalam waktu dekat ini akan membuat memorandum dengan Fakultas Teknik dan itu kita berharap mereka tidak terlibat hanya di kerja praktek tetapi juga di kerja profesi sehingga tahu dari proses awal perencanaan “ papar Kepala Balai Wilayah Sungai IV Kendari bapak Dr.Ir.Haerudin C.Maddi,ST.,MT.

Reporter : Ikbal Suala

Post a comment

0 Comments