INFOGRAFIS

header ads

Review Buku : NASIB RAKYAT DI TANAH JAJAHAN

Foto : Esraimta Tarigan


Judul : NASIB RAKYAT DI TANAH JAJAHAN
Karya : S. M. Kartosoewirjo
Penerbit : SEGA ARSY
Jumlah Halaman : 136 Halaman
Tahun Terbit : Maret 2018

Buku ini merupakan kumpulan karangan di Koran Fajar Asia yang menampilkan berbagai kondisi masyarakat Indonesia pada masa kolonial Belanda. Buku yang menampilkan bagaimana peran Pers dalam berpihak pada rakyat yang terdindas dengan mengabarkan kesewenang-wenangan para elit pemerintah terhadap rakyatnya pada pasa itu. Catatan politik sejak 16 januari 1929 sampai 9 juli 1929 yang dirangkum dalam buku ini terdapat cerita tentang rakyat Indonesia yang berkeluh kesah, menyatakan keberatannya, dan mencari keadilaan dan perbaikan nasib.

Dalam tiap-tiap judul yang disajikan dalam buku ini memberikan informasi sesuai apa yang menjadi kabar berita dalam Koran Fajar Asia sepanjang awal hingga pertengahan tahun 1929. Buku ini bercerita tentang bagaimana mudahnya hak rakyat jajahan dilanggar, kerja rodi, pungutan biaya non-manusiawi terhadap petani, soal hubungan kaum buruh dan majikannya, cita-cita para kaum sosio-demokrat, halangan dan rintangan perjalanan Partai Serikat Islam Indonesia (PSSI).

Menariknya, Sosok S. M. Kartosoewirjo adalah seorang yang diganjar hukuman mati yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno, sahabat karib di masa mudanya. Ia juga adalah termasuk salah satu tokoh besar Indonesia. Semaoen, Soekarno dan S. M. Kartosoewirjo merupakan tiga sekawan murid H.O.S. Tjokroaminoto yang mempunyai kontribusi besar dalam sejarah Indonesia melalui tiga ideologi : Islamisme, Nasionalisme, dan Komunisme.

Kelebihan Buku Ini :
Menyajikan catatan-catatan politik yang termarjinalkan dari sejarah Indonesia. Mengilhami para pembaca khususnya yang bergerak dalam bidang jurnalis untuk berpihak pada rakyat. Jumlah halaman yang tidak terlalu banyak sehingga dapat pembaca dapat menyelesaikan membaca buku ini dengan hanya membutuhkan waktu meminum segelas kopi.

Kekurangan Buku Ini : 
Terdapat beberapa kesalahan penulisan.

Selebihnya buku ini merupakan beberapa informasi sejarah Indonesia yang dapat kita baca dalam mengisi  waktu senggang para pekerja maupun di tengah-tengah kesibukan mahasiswa.


Esraimta Tarigan

Post a comment

0 Comments